Skip to content

HATI ( Bab 4 Racun Hati )

February 5, 2010
tags:

1. Banyak bicara

Kepada Muadz’ bin Jabal a. Rasulullah n bertanya , “Maukah kamu aku beritahukan kunci dari semua itu ? Aku ( Muadz ) menjawab : Tentu ya Rasulullah , Lalu Rasulullah memegang lidahnya dan berkata : ” Peliharalah ini”, aku pun bertanya : ” Wahai Nabi Allah, benarkah kita akan disiksa karena pembicaraan kita ” ? . Rasulullah menjawab : ” Ibumu kehilanganmu ( Kalimat yang biasa digunakan untuk menekankan suatu masalah ), Muadz ! bukankah manusia itu diseret ke neraka pada wajah-wajah mereka atau hidung-hidung mereka disebabkan oleh buah perkataan mereka.? ( H.R. At Tirmidzi Al Iman, VII/ 362 dan hakim dalam Al Mustadrak fi At Tafsir VI/ 142,shahih sesuai dengan syarat Bukhari- Muslim ).

Yang dimaksud dengan buah perkataan adalah balasan atas perkataan yang haram dan berbagai akibatnya. Dengan berbicara dan beramal seorang itu telah menanamkan kebaikan atau keburukan. Di Hari kiamat nanti, ia akan menuai buahnya. Barangsiapa menanam kebaikan ia akan menuai karamah. Dan barangsiapa menanam keburukan ia akan menuai penyesalan.

Abu Hurairah meriwayatkan : “Yang paling banyak menjerumuskan menusia ke neraka adalah dua lubang. Mulut dan kemaluan ” . ( H.R. At Tirmidzi dalam Al Birr was Shilah VI/ 142. Beliau berkata ” Hadist ini shahid gharib. ” Juga Al Hakim, dalam Al Mustadrak fi Raqa’iq IV/ 324. )

Rasulullah bersabda : “Sesungguhnya ada seseorang yang mengucapkan kalimat yang tidak jelas tetapi karenanya ia terjerembab di neraka, lebih jauh dari jarak Timur hingga Barat. ” ( H.R. Bukhari ( Raqa’iq , XI/ 308 ) dan Muslim ( Az Zuhd, XVIII/ 117 ).

Diriwayatkan pula oleh At Tirmidzi dengan lafal “Sesungguhnya ada seseorang yang mengucapkan kalimat yang ia anggap biasa tetapi karenanya ia terjun ke neraka sejauh tujuh puluh tahun. ” ( H.R. At Tirmidzi ( Ar Raqa’iq, VI/ 604 ), Beliau berkata ” Hadist ini Shahih Gharib ” )

Uqbah bin Amir a bertanya kepada : ” Wahai Rasulullah apakah keselamatan itu ?, Rasulullah n menjawab : ” Peliharalah lidahmu ! hendaknya rumahmu membuatmu merasa lapang ! dan menangislah atas kesalahan-kesalahanmu “. ( Hadist Hasan oleh At Tirmidzi dalam Az Zuhd VII/ 87, dengan sedikit perbedaan redaksi. )

Rasulullah bersabda : “Barangsiapa memberi jaminan untuk menjaga apa yang ada diantara dua jenggotnya ( mulut ) dan dua paha ( kemaluan ) aku jamin baginya surga “. ( H.R. Bukhari ( Ar Raqa’iq , XI/ 308 dan Al Hudud, XII/ 113 ) dari Sahl bin Sa’ad.) ” Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari Akhir, hendaklah ia berkata yang baik atau diam . ” ( H.R. Bukhari ( Ar Raqa’iq XI/ 308 ) dan Muslim ( Al Iman II/ 18 ).

Hadist ini memuat perintah Rasulullah n untuk berbicara yang baik-baik saja dan diam dari selainya. Pembicaraan itu hanya ada dua : Yang setiap hamba diperintahkan untuknya, dan selainnya, yang setiap hamba diperintahkan untuk diam darinya.

Rasulullah bersabda : ” Seluruh pembicaraan anak Adam itu menjadi ancaman baginya selain amar ma’ruf nahyi mungkar dan dzikrullah “

Suatu ketika Umar bin Khattab mengunjungi Abu Bakar Ash Shidiq.  Umar mendapatinya sedang menarik lidah dengan tangannya. Umar bertanya : ” Apa yang anda lakukan ? ” Semoga Allah mengampunimu ! Abu Bakar menjawab. “ Inilah benda yang akan menjerumuskan ke neraka ” . ( Hadist Hasan. Adapun kelengkapannya adalah Rasulullah n bersabda ” Tidak ada satu bagian tubuh pun kecuali ia mengeluhkan kelancangan lidah.” ( H.R. Abu Ya’la dalam Musnad dan Al Baihaqy dalam Syu’batul Iman. Lihat Takhrij Ihya Al Iraqiy VII/ 1539 )

Abdullah bin Mas’ud berkata : ” Demi Allah yang tidak ada Ilah selain Dia ! Tidak ada sesuatu yang lebih perlu untuk dipenjarakan selain lisanku. ” Dia juga berkata : ” Wahai lisan, ucapkanlah yang baik-baik, niscaya kamu akan beruntung ! berhentilah dari mengucap yang buruk-buruk, niscaya kamu akan selamat sebelum menyesal !”.

Ibnu Abbas berkata : ” Telah sampai kepadaku seseorang yang mengatakan bahwa tidak ada satu bagian dari tubuhnya yang paling dimurkai pada hari kiamat melebihi lisannya – kecuali yang menggunakannya untuk mengucapkan yang baik-baik atau mengisinya dengan kebaikan ” .

Al Hasan Al Bashri berkata ” Orang yang tidak menjaga lisannya, dianggap tidak memahami diennya ( agama ) nya .”

Bencana Lisan yang paling sedikit mudharatnya adalah berbicara tentang yang tidak berfaidah. Untuk menjelaskannya, cukuplah sabda Rasulullah n “Merupakan kebaikan keislaman seseorang jika ia meninggalkan sesuatu yang tidak berfaedah baginya. “ ( Hadist Shahih diriwayatkan At Tirmidzi dalam Az Zuhd VI/ 607, Ahmad ( Al Musnad I/ 201 ). Dalam tahqiq Musnad, Syaikh Ahmad Syakir mengatakan isnadnya shahih ).

Al Hasan juga berkata : ” Diantara yang menghalangi berpalingnya Allah dari seorang hamba adalah ketika ia menganggap kesibukannya dalam urusan yang tidak berfaedah merupakan suatu kehinaan dari Allah.k

Sahl berkata : ” Barangsiapa berbicara tentang sesuatu yang tidak berguna baginya, ia akan terhalang dari kejujuran “.

Apa yang kita sebut diatas adalah bencana lisan yang terkecil mudharatnya. Lalu bagaimana dengan Ghibah, namimah,  kata-kata yang batil dan keji. Kata-kata yang mengandung dua makna, perdebatan, pengaduan, nyanyian, kedustaan, menyanjungnyanjung, mengolok-olok, penghinaan, kekeliruan dalam pembicaraan dan lainnya. Yang semuanya adalah bencana yang menimpa lisan seorang hamba untuk seterusnya merusak hatinya, dan juga menhilangkan kebahagiaan dan kesenangan yang ia rasakan di dunia dan menghilangkan keberuntungan dan kemenangan akhirat ?

Wallahu Musta’an bersambung ke edisi 42 …

(dari kitab : Tazkiyatun Nufuz wa Tarbiyatuha kama yuqarrirruhu Ulama As Salaf : Ibnu Qayyim Al Jauziyah, Ibnu Rajab Al Hambali, Imam Al Ghazali )

Download buletin

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: